Sabtu, 18 Oktober 2025

Sabtu-Minggu nya Si Introvert

 Malam minggu kebanyakan orang keluar bersama teman-teman nya. Sedangkan saya masih diam di sudut kamar mengisi blog saya dengan curhatan random ala kadarnya. Sembari mengasah kosa kata, hitung hitung belajar menulis dan berekspresi karena selama ini saya terlalu kaku sebagai manusia.  Saya sebenarnya ingin sekali tertawa riang, bercerita panjang lebar, tapi apalah setelan awal saya memang introvert sejak lahir. Huftt

Saya sedang bertanya tanya , sebenernya setiap manusia kan dianugerahi sebuah bakat. Tetapi kenapa saya tak punya satu bakat pun? Menyanyi suara saya fals, publik speaking suara saya katanya tidak jelas, suara tegas katanya saya di cap emosian, Menulis biasa saja tidak ada yang spesial dari tulisan saya, Bermain musik saya lemah dalam hafalan angka nada. Olahraga saya suka bersepeda sih sama main badminton tapi tak punya komunitas nya


Mungkin saja menulis? Kalau saya latih lebih serius lagi ada kemungkinan tidak? Mungkin saja berolahraga? saya jago sedikit badminton dan suka bersepeda walaupun capeknya sampe to the bone tapi bikin nagih. ketiga kemungkinan diatas adalah hobi saya yang wajib saya gali dan cari tahu peluangnya. Siapa tau saya atlet badminton atau atlet pesepeda atau bahkan penulis ? Yang mana satu?oke pr kita minggu ini cari tau dimana kemampuan kita berpeluang ya. Noted !👌

Kamis, 16 Oktober 2025

Buku Jurnal

 Sudah 2 Tahun terakhir, Saya melakukan aktivitas jurnaling di sela senggang. Awalnya saya ragu-ragu menuliskan unek-unek di kepala saya, namun semakin ditahan jadi tidak mengalir tulisannya.

Yang saya takutkan disini adalah tulisan akan 'terlalu alay' padahal tidak papa toh buat diri diri sendiri. Tujuan jurnaling sendiri untuk belajar mengenal diri sendiri. Semakin lama jurnaling saya jadi punya bank sampah untuk mengeluarkan emosi saya, sandaran untuk beristirahat dari dunia yang rasanya seperti neraka bagi saya si minoritas ini. 

Kenapa minoritas? karena semasa kecil hingga kini saya selalu dipandang sinis oleh sekitar saya, saya bukan manusia yang tergolong good looking . Jadi di manapun saya berada pasti selalu dimusuhi dan di gunjing habis habisan.

 Terkadang saya menyesali menjawab 'ya' setelah di tanya 77x oleh malaikat. Tapi mungkin ada satu alasan kenapa saya mau di lahirkan. Meskipun orangtua saya tidak sempurna dalam beberapa hal,tapi saya tidak ingin punya dendam danberkeinginan ingin mengangkat derajat kedua orangtua saya.

Dan saya mencintai Tuhan dengan keterbatasan rupa saya . Untuk itu, tanpa bunuh diri saja saya sudah sangat bersyukur masih bisa bertahan sampai sekarang dan itu tidak mudah. Masih banyak tangisan yang saya sembunyiin dibawah bantal tidur, dibalik selimut, dan dibalik kamar kecil ukuran 3x3meter. Sudah dulu ya 

Minggu, 20 Juli 2025

Kucing Peliharaan ku

Pada bulan Februari 2025 , saya memutuskan untuk memelihara kucing. Sebelumnya saya sangat geli untuk sekedar menyentuh bulu kucing, karena menurut saya yang awan ini ketika melihat kucing hidup liar akan berpotensi membawa virus kepada manusia. Lalu saat kehidupan ku mulai tidak baik baik saja dan merasa kesepian , dengan berani saya memutuskan untuk membeli kucing ras persia warna cream sedikit oren female. Tujuannya untuk melatih kesabaran dan kesibukan baru yaitu mengasuh kucing female yang kunamai ulil . Ulil singkatan dari unyil yang tengil. Waktu awal ulil datang ke rumah, dia sangat mungil sekali seperti boneka hidup dan suaranya yang irit serta kecil . Ulil kucing introvert yang sifatnya persis seperti saya, babunya . Kami tidak saling mengusik,  tapi terkadang saya terlewat gemas dengan tingkah lucu nya, sehingga tidak tertahankan untuk mengganggu ulil . Mukanya yang polos seperti anak kecil membuat ku sulit mengalihkan pandangan dari nya . Matanya yang bulat dan suaranya yang keluar hanyalah " mau " saat dia ingin makan, dan "mau" lainnya ketika ingin pup . Cara membedakannya cukup mudah,  ketika minta makan nadanya sangat manja , sedangkan saat ingin pup suaranya terdengar tergesa gesa atau lirih .

Dan ini adalah penampilan ulil , yang sudah saya anggap sebagai adik kecil dan juga anak gadis yang saya besarkan sampai kini dan seterusnya     Ulil berusia 2 Bulan 10 hari 

    Ulil di usia 6 Bulan

Tidak terasa,  cepat sekali pertumbuhan ulil . Dari hidung yang tadinya pesek sampai menjadi mancung saat mulai tumbuh remaja. Pernah sekali dia terkena diare dan di susul muntah karena pergantian varian snack , membuat saya khawatir dan sedih . Ulil sampai lemas dan tidak bertenaga.  Lalu ikhtiar ku menyembuhkan nya dengan memberi obat serta upgrade dry food yang agak pricy , supaya ulil sehat dan lincah setiap harinya.

Sabtu-Minggu nya Si Introvert

 Malam minggu kebanyakan orang keluar bersama teman-teman nya. Sedangkan saya masih diam di sudut kamar mengisi blog saya dengan curhatan ra...